Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII


Pembangunan RS Akademik Unibraw Dihentikan Lagi

16 August, 2012

Setelah terganjal dengan masalah IMB (ijin mendirikan bangunan) yang diprotes oleh warga sekitar, tampaknya pembangunan Rumah Sakit Akademik Universitas Brawijaya (RSAUB) Malang, Jawa Timur, harus dihentikan lagi.

Hal ini disebabkan tersendatnya anggaran pembangunan yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Rektor Unibraw, Yogi Sugito, mengatakan pembangunan sudah dihentikan beberapa waktu lalu dan kini masih menunggu pencairan dana dari APBN.

"Bangunan fisik yang sudah selesai baru sekitar 50 persen atau senilai Rp. 300 miliar. Untuk menuntaskannya juga masih menunggu anggaran dari APBN karena sumber dana utama pembangunan rumah sakit akademik ini dari pemerintah pusat," katanya di Malang, Rabu (15/8/2012).

Yogi mengakui, proses pembangunan RSAUB tersebut tidak sesuai jadwal, sebab seharusnya seluruh pembangunan fisik maupun pengadaan barang termasuk peralatan medis tuntas tahun ini, bahkan sudah operasional melayani masyarakat.

Akibat tersendatnya dana, proses pembangunan rumah sakit akademik tersebut tak bisa rampung sesuai jadwal. Seharusnya, seluruh pembangunan fisik hingga pengadaan barang dan peralatan medis ditargetkan tuntas akhir tahun ini. Bahkan, universitas menargetkan rumah sakit sudah bisa beroperasi melayani masyarakat pada tahun ini.

Molornya waktu pembangunan kemudian berdampak pada kelangsungan studi para calon dokter dari Fakultsa Kedokteran (FK) yang seharusnya akan menjalani studi lapangan atau praktik. Mereka harus menjalani studi lapangan mereka jauh dari kampus.

"Kami berharap anggaran pembangunan yang masih tersisa dari APBN ini secepatnya bisa cair agar pembangunan RSAUB segera dituntaskan. Paling tidak tahun depan sudah finishing," ungkap Yogi.

Rencananya, RSAUB akan dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar dan akan menghabiskan anggaran hingga Rp 600 miliar. Pembangunan dijadwalkan tuntas selama empat tahun sejak peletakan batu pertama pada tahun 2009. (dbs/wp)

Foto: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=736248&page=265