Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII


Peningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi Melalui Standarisasi Laboratorium ISO

12 July, 2012

Standarisasi laboratorium sains di perguruan tinggi dapat dikatakan, masih belum banyak digalakkan. Untuk meningkatkan fungsi dan standarisasi inilah, Ditjen Dikti melalui Direktorat Belmawa (Pembelajaran dan Mahasiswa) melakukan serangkaian sosialisasi ISO/IEC 17025. Sebelum dilaksanakan di Surabaya, sosialisasi sudah dilakukan di Bandung, dan Makassar. Untuk Perguruan Tinggi di area Indonesia Timur, sosialisasi dipusatkan di kantor Kopertis VII Jawa Timur. Acara yang diadakan pada Senin 9 Mei 2012 di gedung Amarta lt.2 (ruang sidang Harsono). Sosialisasi yang dihadiri oleh peserta dari perguruan tinggi di Indonesia Timur tersebut, dibuka oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII Prof. Dr. H. Sugijanto MS, Apt, dan dihadiri oleh Kepala Subdirektorat Pembelajaran Ridwan Roy Tutupoho, SE.,SH.,Msi, mewakili Direktur Belmawa. Selain sosialisasi, Ditjen Dikti, juga melaksanakan Program Hibah Laboratorium Sains Perguruan Tinggi Berbasis SNI ISO/IEC 17025-2008 sejak tahun 2011. Program ini berupa hibah yang diberikan untuk memfasilitasi pelaksanaan akreditasi ISO/IEC 17025 ke Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sejak tahun 2011, sudah ada 9 laboratorium yang diberikan hibah. Sedangkan pada tahun 2012, hibah diberikan kepada 5 laboratorium. Dalam sambutan pembukaan acara tersebut, mewakili direktur Belmawa, Koordinator Kopertis VII Prof. Dr. H. Sugijanto MS, Apt berpesan tidak banyak perguruan tinggi yang memiliki laboratorium yang berstandart ISO 17025. Laboratorium sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengoperasikan sebuah instrumen. Selain itu, bapak-ibu juga harus menguasai tata kelola laboratorium yang baik, dan memiliki SDM yang kompeten(wp)