Detail Jurnal


Judul : Analisis Strategi Pemasaran dan Marketing Mix Pasien Poli Spesialis RSU Haji Surabaya
Pengarang : Muhadi
Abstraksi : Kunjungan pasien merupakan bagian dari indikator strategis yang secara tidak langsung menunjukkan kinerja organisasi. Pelayanan berorientasi kepada pasien akan memberikan dampak bagi trend kunjungan pasien baru. Terjadi penurunan trend kunjungan pasien baru selama 3 tahun terakhir. RSU Haji menetapkan batas minimal kunjungan pasien baru dengan standar minimal tiap tahun sebesar 10% dari total kunjungan. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis strategi pemasaran dan bauran pemasaran kunjungan pasien baru RSU Haji Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional study, yaitu peneliti melakukan riset pada pelanggan baru RSU Haji Surabaya. Rancang bangun penelitian ini menggunakan model cross sectional study. Sampel pasien baru sebanyak 68 orang menggunakan kriteria inklusi. Hasil penelitian ini pertama, aspek segmentasi yaitu didominasi oleh kelompok BPJS Kesehatan yang kebanyakan dari pegawai wiraswasta dengan penghasilan di bawah upah minimum regional. Kedua, aspek positioning RSU Haji yaitu identik dengan rumah sakit lokasi strategis, pelayanan ramah, nyaman dan berkualitas”. Ketiga, target pasar (targeting) ditemukan dua kelompok utama yaitu pasien umum dan pasien BPJS kesehatan. Keempat, bauran pemasaran di RSU Haji diperoleh hasil aspek product dan promotion dinilai cukup baik sedangkan aspek price dan place, tergolong baik. Pasien umum menjadi prioritas utama rumah sakit untuk meningkatkan jumlah kunjungan baru di rawat jalan.
Download File   Muhadi

Judul : Harga Saham terhadap Fundamental pada Perusahaan Sektor Industri Transportasi Laut dan Perikanan di Bursa Efek Indonesia
Pengarang : Norromadani Yuniati, Ristanti Akseptori, Puspita Indah Kurniasari
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh harga saham terhadap kinerja keuangan return on asset (ROA), return on equity (ROE), debt to equity ratio (DER), total asset turnover (TATO) dan earning per share (EPS) pada perusahaan sektor transportasi sub sektor perusahaan transportasi laut dan perikanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012–2016. Sampel penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria didapat 13 perusahaan transportasi laut dan 3 perusahaan perikanan sebagai sampel penelitian. Alat uji statistik yang digunakan adalah uji statistika deskriptif, pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis menggunakan uji statistik inferensial yaitu analisis regresi linear. Hasil penelitian menggunakan uji t menunjukkan bahwa harga saham tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap return on asset (ROA), debt to equity ratio (DER), total asset turnover (TATO), namun harga saham berpengaruh positif signifikan terhadap earning per share (EPS) dan harga saham berpengaruh negative signifikan terhadap return on equity (ROE).
Download File   Norromadani Yuniati, Ristanti Akseptori, Puspita Indah Kurniasari

Judul : Komposisi Penggunaan Tenaga Kerja Organik Dan Tenaga Kerja Subcontractor Terhadap Waktu Dan Biaya Pembangunan Konstruksi Badan Kapal Perintis 2000 GT
Pengarang : Fahmi Rizky Berlian, Intan Baroroh
Abstraksi : Peningkatan produktivitas dalam sebuah pembangunan kapal sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan galangan. Hal ini sangat diperlukan karena melihat meningkatnya jumlah permintaan sebuah bangunan kapal baru dengan mutu dan waktu yang efisien. Salah satu cara untuk meningkatkan proses produksi ialah dengan menambahkan jumlah SDM yang baik. Tetapi perlu di ingat dalam penggunaan SDM tidak serta merta untuk penggunaan di setiap pekerjaanya dikarenakan juga untuk menghindari penumpukan tenaga kerja yang berujung pekerja lain tidak melakukan aktivitasnya. Komposisi penggunaan SDM untuk tenaga kerja organik maupun subcontractor sangat lah diperlukan. Dalam penulisan ini, dilakukan penelitian terhadap komposisi penggunaan tenaga kerja organik dan subcontractor terhadap waktu lebih cepat dan biaya lebih murah. Metode yang digunakan yaitu perhitungan JO dengan menggunakan software microsoft excel sehingga didapatkan perhitungan yang tepat. Salah satu tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui besar jumlah penggunaan tenaga kerja di galangan menengah untuk pembangunan kapal perintis 2000 GT yang meliputi tenaga kerja organik dan subcontractor. Pada perhitungan komposisi dilakukan pada bengkel assembly saja dikarenakan pada bengkel fabrication dan erection pengaturan tenaga kerja sudah memenuhi dan tepat. Hasil perhitungan komposisi untuk bengkel assembly yaitu 10% penggunaan tenaga kerja organik dan 90% penggunaan tenaga kerja subcontractor. Dari perhitungan komposisi tersebut,
Download File   Fahmi Rizky Berlian, Intan Baroroh

Judul : Paper Review Konsep Ekonomi Biru (Sebuah Potret:Indonesia Bukanlah Jakarta)
Pengarang : Hadi Prasutiyon
Abstraksi : Gagasan ekonomi biru berkelanjutan meletakkan keadilan sosial, berbasis ekologi, mempertahankan kearifan lokal, dan konservasi lingkungan. Masyarakat pengolah tidak boleh diperlakukan sebagai masyarakat budidaya, kawasan konservasi tidak boleh di eksploitasi. Efisiensi dan optimalisasi penggunaan sumber daya dengan metode ramah lingkungan dan parameter ekologi harus dikedepankan. Regulasi dan perkembangan teknologi, baik mengenai teknologi alat alat pemanfaatan potensi kelautan maupun teknologi untuk mengembangkan dan melestarikan potensi kelautan itu sendiri, harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat. Kontribusi ini dipakai sebagai kerangka maritim Cluster yang dibuat oleh Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat. Rancangan strategi dan kebijakan pemanfaatan potensi kelautan yang mendorong perluasan pasar dan tata niaga harus ditaati di dalam pelaksanaannya sehingga menjadi efektif.
Download File   Hadi Prasutiyon

Judul : Strategi Pengembangan Usaha Kue Caenis di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember melalui Program Kemitraan Masyarakat
Pengarang : Nike Norma Epriliyana, Nursyamsida Tohari, Suwarso
Abstraksi : Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan mitra di Desa Kesilir dan Desa Ampel Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember yang sulit untuk mengembangkan usaha. Beberapa permasalahan tersebut diantaranya (1) Pemasaran produk yang belum luas; (2) Nama produk belum terkenal; (3) pengemasan kurang menarik; dan (4) belum memiliki Sertifikat Ijin Keamanan Pangan. Melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Tim Pengabdian Masyarakat Akademi Akuntansi PGRI Jember berupaya memberikan solusi atas permasalahan Mitra untuk memperluas pemasaran, diantaranya (1) membantu mitra memperoleh Sertifikat Ijin Keamanan Pangan (P – IRT); (2) membantu pengemasan produk agar menarik; (3) memberikan label usaha; (4) Renovasi Rumah produksi; hingga (5) kerjasama dengan toko/gerai. Hasilnya, melalui kegiatan PKM, Mitra akhirnya mampu memiliki Sertifikat Ijin Keamanan Pangan (P – IRT). Secara otomatis, ketika mitra telah memiliki Sertifikat P – IRT, label, kemasan dan nama usaha juga diperoleh. Sehingga, upaya untuk memperluas pemasaran akan terbuka lebar.
Download File   Nike Norma Epriliyana, Nursyamsida Tohari, Suwarso

Judul : Studi Kinerja Pemeliharaan Kapal: Studi Kasus Pelayaran Perintis
Pengarang : Eka Wahyu Ardhi, Kuncowati, Ferdhi Zulkarnaen, Feriyadi Efendi
Abstraksi : Pemeliharaan kapal adalah bertujuan untuk menjaga kapal selalu siap untuk beroperasi, untuk memenuhi target pendapatan dan ketersediaan layanan kapal. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen pemeliharaan kapal terhadap pendapatan, ketersediaan layanan, dan pengeluaran kapal, sehingga bisa diberikan rekomendasi terkait manajemen pemeliharaan kapal yang optimal, agar kapal bisa memenuhi target operasional seperti yang diharapkan pemilik kapal. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penerapan manajemen pemeliharaan kapal standar (preventive maintenance) pada KM. AAA memiliki rata rata nilai kehandalan untuk tahun 2015-2017 berturut-turut sebesar 0,898, 0,957, dan 0,949. Sedangkan untuk pemeliharaan korektif (corrective maintenance) memiliki rata-rata nilai kehandalan 0,966, 0,952, dan 0,946. Biaya total kapal untuk pemeliharaan preventif adalah Rp 5.725.262.467, lebih besar 23% dari biaya total untuk pemeliharaan secara korektif. Pendapatan kotor kapal ketika menerapkan pemeliharaan standar adalah sebesar Rp 6,152,896,289.38 lebih besar 25% dari pendapatan eksisting, dan pendapatan bersih sebesar Rp 427,633,821.50 lebih besar 51% dari pendapatan kapal eksisting yang masih menerapkan pemeliharaan secara korektif (corrective maintenance). Sedangkan untuk jumlah penumpang yang dapat dilayani adalah sebanyak 15.506 orang lebih besar 25% dari kondisi eksisting sedangkan jumlah muatan yang dapat diangkut adalah sebanyak 742 ton/m3 , lebih besar 25% dari kondisi eksisting.
Download File   Eka Wahyu Ardhi, Kuncowati, Ferdhi Zulkarnaen, Feriyadi Efendi